Health Life

Selasa, 14 April 2020 - 07:24 WIB

6 bulan yang lalu

logo

11 Langkah Turunkan Berat Badan Saat Karantina di Rumah

Benyak orang yang mengeluhkan diet gagal dan berat badan justru bertambah saat karantina mandiri. (Foto: tribunnews.com)

Benyak orang yang mengeluhkan diet gagal dan berat badan justru bertambah saat karantina mandiri. (Foto: tribunnews.com)

RariaMedia.com – Karantina mandiri di rumah selama masa pandemi virus Corona (Covid-19) sedang dijalani semua orang di banyak negara. Tak sedikit orang yang mengeluhkan penambahan berat badan karena minimnya aktivitas gerak saat di rumah saja.

Jika dibiarkan, bisa berbahaya untuk kesehatan dan juga membuat pakaian mulai kekecilan semua. Untuk itu, diperlukan kedisiplinan diri agar berat badan terkontrol, salah satunya dengan menerapkan langkah-langkah seperti dilansir dari food.ndtv.com berikut ini.

Baca juga:  6 Cara Ini Bikin Lari di Trademill Menjadi Lebih Menyenangkan

1. Memulai hari dengan madu, lemon, dan air

Ramuan madu, lemon, dan air ini akan membuang racun yang ada di dalam tubuh dan meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Sarapan sehat

Tips diet

Menu sarapan pagi hari. (Foto: maskoolin.com)

Selain mengisi bahan bakarmu, sarapan juga mampu menjaga perut tetap kenyang sampai waktunya makan siang. Hal ini mencegah kamu untuk makan siang berlebihan.

Tak hanya itu, sarapan juga penting agar kamu tidak ngemil sambil menunggu waktu makan siang. Sarapan yang baik juga akan membantu metabolisme tubuh.

3. Kurangi garam

Asupan garam berlebih berhubungan dengan retensi air atau berat. Oleh sebab itu, sebaiknya gunakanlah garam secukupnya saja.

4. Kurangi karbohidrat dan makanan manis

Donat manis

Donat salah satu makanan berkarbohidrat dan manis. (Foto: kapanlagi.com)

Penting bagi kamu untuk mengetahui dan memahami mana karbohidrat berkualitas baik dan mana yang buruk. Makanan olahan seperti roti tawar putih, sereal, cookies, donat, dan cake bukanlah jenis karbohidrat yang membantu menurunkan berat badan.

Kamu bisa mencoba menambah produk gandum utuh dan karbohidrat serta serat kompleks. Sebab, karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lama untuk dicerna dan membantu rasa kenyang lebih lama juga.

5. Kurangi makanan olahan, cepat saji, dan kalengan

Kandungan ketiga jenis makanan tersebut didominasi oleh lemak yang tidak baik untuk tubuh. Mengurangi makanan tersebut juga mencegah trans-lemak dari junk food dan makanan cepat saji lainnya.

6. Masukkan kacang dan biji-bijian

Berat badan

Kacang dan biji-bijian. (Foto: sehatalami.co)

Kacang dan biji-bijian merupakan dua macam makanan yang sangat berharga. Sebab, keduanya mengandung anti-oksidan, vitamin, dan mineral.

Misalnya, almond, kenari, biji rami, chia seeds, dan biji labu. Mereka sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan kamu.

7. Membagi makanan besar dalam ukuran kecil

Salah satu cara yang bisa membantu kamu mengukur konsumsi kalori adalah dengan membagi makanan besar dalam porsi yang kecil. Selain itu, hal ini juga bagus untuk memperlancar metabolisme.

8. Tetap terhidrasi

Infused Water Diet

Infused water untuk badan agar tetap terhidrasi. (Foto: doktersehat.com)

Kadang-kadang tubuh kita mencampur sinyal yang mirip antara rasa lapar atau haus. Minum air putih yang cukup membantu kita terhindari dari camilan tidak sehat.

Hal itu juga membantu pencernaan, ginjal, dan kulit agar sehat. Jika air putih terasa membosankan, kombinasikan dengan teh herbal atau infused water.

9. Konsumsi buah dan sayur

Tips Diet

Buah dan sayur. (Foto: liputan6.com)

Jadikanlah mengonsumsi buah dan sayur sebagai kebiasaan, setidaknya 2-3 jenis buah di setiap harinya. Sebab, kandungan antioksidan dan serat mampu membantu program diet kamu.

10. Jam makan malam

Cobalah untuk makan berat sebelum jam 19.00-20.00 WIB. Sebab jika kita makan sebelum jam tidur, tubuh bisa mencernanya dengan baik.

Pencernaan yang baik itulah yang menjadi kunci manajemen diet. Sehingga, berat badan terjaga dan tetap sehat.

Baca juga:  Cegah Stunting, BKKBN Siapkan Dana Rp 1,3 Milyar Untuk Papua

11. Menerapkan diet seimbang

Diet yang kamu lakukan harus menerapkan prinsip seimbang. Pastikan kamu menyertakan semua makronutrien dan mikronutrien yang penting dalam diet.

Karbohidrat baik, lemak baik, dan protein berkualitas yang penting untuk menjaga kesehatan. Jangan sampai menghilangkan nutrisi dari diet tanpa memahami dampaknya.

Artikel ini telah dibaca 2066 kali

Baca Lainnya
X