Akses dan Fiturnya Dibatasi Pemerintah, Ini Jawaban Facebook

0
893
Sosmed dibatasi

RariaMedia.com – Fitur mengirim foto dan video pada aplikasi WhatsApp, Facebook, dan Instagram, mulai dibatasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada Rabu (22/5/19).

Hal tersebut merupakan imbas dari adanya aksi unjuk rasa 22 Mei yang dilakukan sekelompok massa di depan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Baca juga:  Instagram Down Berjam-Jam di Seluruh Dunia, Facebook Angkat Bicara

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara juga menyatakan pembatasan fitur download dan upload media dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan aksi unjuk rasa.

Menanggapi hal tersebut, Facebook menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia terkait pembatasan fitur aplikasi mereka ini.

Disampaikan juru bicara Facebook Indonesia, pihaknya akan bertindak sesuai dengan kemampuan mereka.

“Menanggapi situasi keamanan yang terjadi di Jakarta saat ini, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia dan bertindak sesuai dengan kemampuan kami,” kata juru bicara Facebook Indonesia seperti dilansir dari Liputan6.com, Rabu (22/5/2019).

“Kami akan terus memegang komitmen kami untuk tetap memberikan layanan bagi masyarakat agar dapat terus berkomunikasi dengan kerabat dan keluarga,” tambahnya.

Menkominfo Batasi sosmed
Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara (tribunnews.com)

“Di media sosial dan messaging system, kadang kita posting gambar, video itu viralnya cepat dan secara emosional langsung berdampak pada kita. Oleh karenanya kita non aktifkan fitur,” kata Menkominfo Rudiantara di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Baca juga:  Sudah Resmi, Ini Harga Oppo Find X di Indonesia

Sebelumnya, sejumlah pengguna WhatsApp mengeluhkan sulitnya mengirim dan menerima gambar di media sosial tersebut. Selain itu, Instagram juga mengalami hal yang sama.

Setelah dicek di situs web downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang. Jakarta menjadi kota terparah yang mengalami gangguan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here