Alami Kerugian, Volunteer Feskala Universitas Negeri Malang Dipaksa Ikut Bayar

- Penulis

Rabu, 8 Februari 2023 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Volunteer dan panitia Feskala Universitas Negeri Malang dipaksa membayar iuran untuk menutup kerugian yang dialami. (Foto: Feskala)

Volunteer dan panitia Feskala Universitas Negeri Malang dipaksa membayar iuran untuk menutup kerugian yang dialami. (Foto: Feskala)

RariaMedia.com – Acara musik Festival Cakrawala (Feskala) yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Malang berujung polemik akibat buruknya pengelolaan keuangan dan perencanaan.

Acara musik itu sebenarnya telah berlangsung dengan meriah pada 13-14 November 2022 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang. Namun, permasalahan di balik layar penyelenggaraan acara tersebut tiba-tiba naik ke permukaan akhir-akhir ini melalui media sosial.

Baca Juga :  Enggan Terlalu Cepat Buka Hati, Maizura Keluarkan Single Ninu Ninu

Melalui berbagai unggahan di media sosial, volunteer acara Feskala mengaku diminta untuk menanggung kerugian dengan ikut membayar dengan nominal tertentu. Alasannya, acara yang turut mengundang bintang tamu seperti Festivalist, Girl and Her Bad Mood, Coldiac, The Panturas, dan HIVI! itu mengalami kerugian hingga ratusan juta serta berutang kepada vendor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa unggahan lain juga menyebutkan jika Ketua Pelaksana Feskala tetap memaksakan kehendaknya untuk menjalankan acara dengan mengundang bintang tamu yang telah ditentukan. Padahal, penjualan tiket dan merchandise bahkan pendanaan sponsor pada saat itu masih belum sesuai target.

Tak sampai di situ, Ketua Pelaksana yang berjanji untuk bertanggung jawab justru menghilang. Akibatnya, panitia dan volunteer diminta untuk membayar iuran secara wajib dengan nilai yang bervariasi mulai dari Rp750.000 hingga Rp15.000.000 dengan total keseluruhan mencapai Rp205.750.000.

Feskala Volunteer
Tangkapan layar yang menunjukkan nominal yang harus dibayarkan oleh panitia dan volunteer Feskala. (Foto: Twitter/kentang1901)

Berita Terkait

PDIP Soal Revisi UU Kementerian: Jangan untuk Bagi-bagi Kursi!
Ramai UKT Mahal, Kemendikbud : Pendidikan Tinggi Bukan Kewajiban
Demi 40 Menteri di Kabinet Prabowo, DPR Bakal Revisi UU?
BPS: 7,2 Juta Orang di Indonesia Pengangguran, Mayoritas Lulusan SMK dan SMA
Lyodra Bawakan Soundtrack Ipar Adalah Maut Bertajuk Tak Selalu Memiliki
SYL Pakai Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan
Tiara Andini Hadirkan Nuansa Baru di Single Kupu-Kupu
Konser NCT di GBK Mepet Jadwal Timnas, Siapa yang Ngalah?

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:33 WIB

PDIP Soal Revisi UU Kementerian: Jangan untuk Bagi-bagi Kursi!

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:21 WIB

Ramai UKT Mahal, Kemendikbud : Pendidikan Tinggi Bukan Kewajiban

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:47 WIB

Demi 40 Menteri di Kabinet Prabowo, DPR Bakal Revisi UU?

Senin, 13 Mei 2024 - 15:41 WIB

BPS: 7,2 Juta Orang di Indonesia Pengangguran, Mayoritas Lulusan SMK dan SMA

Sabtu, 20 April 2024 - 09:08 WIB

SYL Pakai Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan

Jumat, 19 April 2024 - 20:52 WIB

Tiara Andini Hadirkan Nuansa Baru di Single Kupu-Kupu

Senin, 15 April 2024 - 19:07 WIB

Konser NCT di GBK Mepet Jadwal Timnas, Siapa yang Ngalah?

Sabtu, 6 April 2024 - 10:48 WIB

Tanggapan Ketua BEM UI setelah Ditantang ke Papua karena Kritik Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

PDIP memberikan peringatan untuk tidak memanfaatkan revisi UU Kementerian sebagai sarana bagi-bagi kursi di pemerintahan Prabowo-Gibran.

National News

PDIP Soal Revisi UU Kementerian: Jangan untuk Bagi-bagi Kursi!

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:33 WIB

Seorang pejabat Kemendikbud justru menegaskan pendidikan tinggi bukan hal yang wajib di tengah ramainya kabar kenaikan UKT di berbagai PTN. (Foto: Humas Diktiristek)

National News

Ramai UKT Mahal, Kemendikbud : Pendidikan Tinggi Bukan Kewajiban

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:21 WIB

DPR diduga ingin membantu Prabowo - Gibran untuk menambah jumlah menteri di kabinet pemerintahan mendatang lewat revisi UU. (Foto: DPR RI)

National News

Demi 40 Menteri di Kabinet Prabowo, DPR Bakal Revisi UU?

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:47 WIB

X