Food & Travel Health

Jumat, 5 Juni 2020 - 18:34 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Awas Bisa Diabetes, Ini 6 Tanda Tubuh Kelebihan Gula

Mengonsumsi makanan manis secara berlebihan dapat menyebabkan diabetes. Untuk mencegahnya, kita harus peka terhadap diri kita sendiri dengan memperhatikan tanda-tanda dari tubuh kita ketika kelebihan gula. (Foto: hellosehat.com)

Mengonsumsi makanan manis secara berlebihan dapat menyebabkan diabetes. Untuk mencegahnya, kita harus peka terhadap diri kita sendiri dengan memperhatikan tanda-tanda dari tubuh kita ketika kelebihan gula. (Foto: hellosehat.com)

RariaMedia.com – Selama di rumah saja, sebagian besar orang akan lebih sering makan dari biasanya, khususnya makan camilan. Biasanya, camilan yang sering kita konsumsi itu mengandung gula. Sehingga, jika terlalu banyak mengonsumsinya dapat menyebabkan diabetes.

Memang, beberapa orang kesulitan untuk mengingatkan diri sendiri tentang berapa banyak makanan atau camilan yang kita makan setiap harinya. Namun, kalau kamu peka, kamu tahu saatnya ketika harus membatasi asupan gula.

Baca juga:  3 Minuman Sehat Untuk Temani Nonton Piala Dunia 2018

Sebab, tubuh memiliki “sensor” tersendiri yang dapat menandai bahwa tubuh ini kelebihan mengonsumsi gula. Beberapa tanda-tanda tersebut yakni:

 

1. Sulit buang air besar

Jika kamu akhir-akhir ini sulit buang air besar, bisa jadi tubuh kamu terlalu sering makan makanan manis.

Sebuah penelitian di tahun 2017 yang berjudul Diet-driven microbiota dysbiosis is associated with vagal remodeling and obesity mengungkapkan, gula bisa mengurangi keberagaman bakteri sehat di pencernaan hanya dalam waktu seminggu. Akibatnya, kinerja pencernaan jadi lebih lamban dan terganggu.

Bagi mereka yang mengonsumsi gula dalam jumlah banyak juga cenderung mengalami kekurangan asupan serat.

 

2. Jerawatan

Makanan manis

Ilustrasi makan makanan manis berlebihan. (Foto: Shutter Stock)

Selain mengganggu pencernaan, kelebihan asupan gula juga bisa merusak kulit dan memicu pertumbuhan jerawat.

Gula tersebut dapat meningkatkan produksi hormon androgen yang memicu jerawat. Tanda lebih spesifiknya adalah munculnya jerawat sekitar rahang dan mulut.

 

3. Depresi

Terlalu sering mengonsumsi gula juga bisa memicu depresi. Meski membuat diri bahagia, mengonsumsi makanan manis yang berlebihan justru punya efek sebaliknya.

Dalam sebuah studi ditemukan bahwa kadar gula yang berlebihan akan memicu ketidakseimbangan pada senyawa otak tertentu. Akibatnya, bisa meningkatkan peluang timbulnya gangguan mental seperti depresi dan sindrom kecemasan.

4. Susah fokus

Susah fokus

Sulit untuk fokus dan konsentrasi bisa jadi merupakan tanda tubuh kelebihan gula. (Foto: meramuda.com)

Selain memicu depresi, kelebihan gula juga dapat membuat diri menjadi susah fokus. Sebab, ketika seseorang mengonsumsi gula berlebihan, gula darah akan meningkat tajam beberapa saat, lalu turun drastis setelahnya.

Hal ini menyebabkan energi seseorang ikut menurun, sehingga membuat seseorang sulit untuk fokus dan berkonsentrasi.

 

 5. Sulit merasa kenyang

Sudah makan, tapi perut masih terasa lapar dan ingin makan lagi? Bisa jadi, tubuhmu kelebihan asupan gula. Hal ini dikarenakan gula dari makanan yang dikonsumsi membuat gula darah cepat meningkat, namun juga cepat anjlok kembali.

Ketidakstabilan tersebut akan membuat seseorang merasa lebih lapar dan ingin menyantap lebih banyak makanan manis. Selain itu, gula juga tak memiliki kandungan serat serta protein, dan tak akan membuatmu merasa kenyang.

 

6. Merasa makanan selalu kurang manis

Diabetes

Hati-hari jika selalu merasa makanan kurang manis. (Foto: hellosehat.com)

Mengonsumsi makanan manis terlalu sering dapat mengubah cara lidah kita merasakan manis. Ekspektasi terhadap rasa manis pun jadi meningkat, sehingga saat menyantap makanan apa pun, rasanya berubah jadi hambar.

Baca juga:  Awas Tubuh Kelebihan Gula, Ini 5 Tandanya!

Cara paling mudah untuk mengeceknya adalah dengan mengonsumsi buah-buahan. Kalau menurutmu itu sudah kurang manis, sebaiknya singkirkan makanan manismu.

Sebab, pada dasarnya buah sudah memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Maka dari itu, kurangi mengonsumsi makanan dengan pemanis tambahan sebisa mungkin. Hal ini penting agar dapat menstabilkan kemampuan tubuh dalam merasakan manis.

Artikel ini telah dibaca 602 kali

Baca Lainnya
X