Berat Badan Naik Mendadak, Mungkin Ini Penyebabnya

0

RariaMedia.com – Pola makan ternyata bukan satu-satunya penyebab berat badan tiba-tiba naik. Ada juga beberapa faktor lain yang membuat bobot badan naik secara cepat dalam waktu singkat.

Jika ini terjadi atau kamu pernah mengalaminya, jangan langsung panik. Berikut ini beberapa penyebab yang mungkin membuat berat badan kamu tiba-tiba melonjak, seperti dilansir dari KlikDokter.

Baca juga:  5 Gaya Hidup Mudah dan Menyenangkan untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

1. Kenaikan massa otot

Jika berat badan naik secara tiba-tiba saat kamu sedang mengikuti program latihan fisik tertentu dengan intensitas berat, bisa jadi penyebabnya adalah kenaikan massa otot. Kondisi massa otot sifatnya lebih padat dibandingkan dengan lemak.

Satu kilogram otot dan satu kilogram lemak pada dasarnya memiliki bobot yang sama. Namun, otot secara alami lebih padat dan berserat, sehingga otomatis membutuhkan lebih sedikit ruang dibanding lemak.

Jika ini adalah penyebab kenaikan berat badan secara tiba-tiba yang kamu alami, jangan langsung menghentikan kebiasaan sehat tersebut karena ini adalah sesuatu yang positif.

 

2. Diet tinggi garam

Jika pola makan kamu banyak didominasi oleh makanan asin, ini dapat menimbulkan retensi air yang dapat memengaruhi angka timbangan. Mengenai hal ini, dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter turut menjelaskan.

“Salah satu sifat garam adalah menahan air di dalam tubuh. Jika Anda mengonsumsi makanan asin dalam jumlah banyak dan tidak disertai dengan olahraga yang cukup di hari yang sama, maka peningkatan berat badan sangat mungkin terjadi. Hal ini disebabkan oleh retensi air (akumulasi cairan dalam tubuh). Jika kondisi ini berlebihan dapat mengakibatkan pembengkakan di daerah perut, kaki, tumit, dan wajah,” paparnya.

 

3. Wanita yang sedang haid

Khusus untuk para wanita, berat badan cenderung mengalami fluktuasi akibat perubahan hormonal karena ovulasi dan menstruasi, yang berkontribusi pada terjadinya retensi cairan dan kenaikan berat badan. Kondisi ini bisa terjadi beberapa kali dalam sebulan.

Baca juga:  Jarang Diketahui, Inilah Manfaat Pria Kencing Sambil Duduk

“Saat menjelang menstruasi terjadi perubahan hormonal, utamanya adalah hormon estrogen dan progesteron. Ketika tidak terjadi pembuahan, hormon progesteron akan menurun kadarnya, sehingga dinding rahim pun luruh dan terjadi menstruasi. Selain itu, turunnya kadar progesteron ini menyebabkan tubuh menahan air sehingga bobot tubuh akan naik. Akan tetapi, hal ini biasanya akan kembali normal setelah menstruasi selesai,” ungkap dr. Sepriani Timurtini Limbong kepada KlikDokter.

Bahkan, ada pula wanita yang berat badannya bisa naik hingga 4 kg saat periode pramenstruasi dan ovulasi. Jika ini terjadi, sebaiknya kamu berkonsultasi ke dokter untuk mengecek keseimbangan hormon.

 

4. Baru saja makan atau minum

Faktor ini dapat menyebabkan fluktuasi berat badan yang bergantung pada seberapa banyak makanan atau minuman yang baru saja kamu lahap. Namun, jangan khawatir karena kenaikan ini sifatnya sementara.

 

5. Penyakit tertentu

Ada beberapa penyakit yang dapat meningkatkan berat badan kamu seperti hipotiroidisme dan sindrom Cushing.

“Penyakit hipotiroidisme memiliki gejala meningkatnya berat badan yang disertai pembengkakan di sekitar leher, sedangkan sindrom Cushing disebabkan oleh meningkatnya hormon kortisol dalam jangka waktu yang lama. Orang yang menderita obesitas, diabetes mellitus, dan hipertensi akan memilki peningkatan risiko terhadap sindrom Cushing,” kata dr. Dyah.

 

6. Pengobatan diabetes milletus

Biasanya, penderita diabetes mellitus yang sedang terapi suntik insulin untuk mengontrol gula darah dapat mengalami kenaikan berat badan secara tiba-tiba, meski asupan makanan diatur dengan baik. Ini karena hormon insulin yang disuntikkan ke tubuh dapat memengaruhi nafsu makan dan jumlah pengaturan jumlah lemak di tubuh.

Baca juga:  Ternyata Kurang Minum Bisa Membuat Kamu Mudah Marah

Selain enam penyebab di atas, masih ada penyebab berat badan tiba-tiba melonjak, seperti konsumsi pemanis buatan, kurang tidur, mengalami stres dan depresi, penggunaan obat-obatan tertentu seperti steroid, dan masih banyak lagi. Selama kenaikan ini bersifat sementara, tak perlu terlalu khawatir.

Jika kenaikan berat badan terus berlanjut atau disertai berbagai keluhan yang tidak biasa, lebih baik segera kunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here