Economy

Rabu, 6 Januari 2021 - 11:26 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Demi Memperlancar IPO, Gojek dan Tokopedia Siap Merger?

Gojek dan Tokopedia dikabarkan akan merger dengan nilai penggabungan yang fantastis. Mereka juga berencana go public di AS dan Indonesia.

Gojek dan Tokopedia dikabarkan akan merger dengan nilai penggabungan yang fantastis. Mereka juga berencana go public di AS dan Indonesia.

RariaMedia.com РPerusahaan jasa transportasi online Gojek dikabarkan akan melakukan penggabungan usaha atau merger dengan raksasa e-commerce Tokopedia. Kabar ini berhembus menjelang IPO yang direncanakan oleh kedua perusahaan tersebut.

Dilansir dari Bloomberg.com, rencana aksi korporasi tersebut akan menciptakan nilai gabungan mencapai lebih dari 18 miliar dollar AS atau sekitar Rp 250,2 triliun (kurs Rp13.900).

Baca juga:  Apakah Simic Bisa Tampil dalam Pertandingan Menghadapi Persib Bandung?

Menurut sumber Bloomberg yang tidak ingin disebutkan namanya, Gojek dan Tokopedia telah melakukan penandatanganan lembar persyaratan terperinci untuk melakukan uji kelayakan dari masing-masing usaha mereka.

Kedua perusahaan pun saat ini tengah mempertimbangkan beragam pilihan untuk penawaran saham kepada publik. Mereka berencana untuk melantai di bursa Amerika Serikat (AS) dan bursa saham Indonesia.

Gojek dan Tokopedia sendiri telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018. Namun, diskusi dipercepat setelah pembicaraan kesepakatan antara Gojek dan pesaingnya, Grab Holdings Inc tidak membuahkan hasil.

Sebagai informasi, ini bukan kali pertama isu Gojek akan melakukan merger dengan perusahaan lain. Pada awal Desember 2020 lalu, Gojek dan Grab juga dikabarkan akan melakukan merger.

Sayangnya, rencana merger Gojek dan Grab menemukan jalan buntu. Sebab, rencana tersebut dianggap akan mengurangi persaingan di pasar jasa transportasi online.

Baca juga:  Sri Mulyani Tutup Penerimaan CPNS dan STAN Hingga 2024

Dengan adanya merger ini, Gojek dan Tokopedia diprediksi akan menguasai pasar ekonomi digital dalam negeri. Sebab, cakupan bisnis perusahaan nantinya mencakup layanan pesan antar, transportasi, jasa pembayaran, hingga belanja online.

Menanggapi kabar yang beredar, Gojek dan Tokopedia sama-sama memilih untuk bungkam. Mereka belum mau membenarkan maupun membantah kabar rencana merger ini.

Avatar

Writer

Artikel ini telah dibaca 232 kali

Baca Lainnya
X