Genap 10 Tahun, Inilah 5 Fitur Lama Android yang Masih Ada Hingga Sekarang

0
847

RariaMedia.com – Sistem operasi Android genap berusia 10 tahun pada Minggu (23/9). Sistem operasi yang identik dengan ikon robot hijau ini memulai debutnya pertama kali pada tahun 2008.

Perangkat smartphone pertama yang menggunakan sistem operasi Android adalah HTC Dream alias T-Mobile G1. Perangkat legendaris itu memiliki antarmuka layar sentuh yang dikombinasikan dengan keyboard fisik geser.

Baca juga:  Samsung Galaxy Note 9 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya!

Saat itu, ponsel T-Mobile G1 masih menggunakan Android versi pertama, 1.0. Tak terasa, perjalanan Android sudah berlangsung selama 10 tahun dan kini, OS Android sudah sampai versi 9.0 yang diberi nama Pie.

Meski sudah 10 tahun berlalu sejak pertama kali Android 1.0 meluncur, hingga saat ini ada beberapa fitur dari OS tersebut yang ternyata masih digunakan di Android versi terkini. Apa sajakah itu?

 

1. Android Market (sekarang Google Play Store)

Fitur Android
Google Play Store (techcrunch.com)

Android terkenal dengan beragam aplikasi yang tersedia dan banyak yang bisa didapat dengan cuma-cuma di Google Play Store. Ternyata, Google Play Store itu merupakan fitur yang telah ada sejak awal dengan nama Android Market.

Android Market adalah tempat bagi pengguna untuk mendapatkan semua kebutuhan aplikasi Android di HTC Dream. Awalnya, hanya ada sekitar 13 aplikasi yang tersedia.

Dan akhirnya pada akhir tahun 2008, setelah Google memperluas pasar untuk pengembang, jumlah aplikasi yang tersedia meningkat mencapai sekitar 200 aplikasi.

Kemudian pada tahun 2012, Google menggabungkan Android Market dengan dua layanan lainnya, yakni Google Music dan Google eBookstore. Gabungan inilah yang kemudian mengubah namanya menjadi Google Play. Tapi, akar dari fitur ini tetap berasal dari Android Market.

 

2. Sinkronisasi

Fitur Android
Ponsel Android pertama (telegraph.co.uk)

Fitur ini merupakan penolong bagi pengguna Android yang memiliki banyak nomor kontak. Dahulu, biasanya kita harus menyimpan daftar kontak di dalam kartu SIM dan harus menukar kartu tersebut ke ponsel lain untuk menggunakan kontak-kontaknya saat berganti ponsel.

Dengan hadirnya fitur sinkronisasi, pengguna Android 1.0 dapat dengan mudah menyimpan kontak dalam akun Google. Bukan hanya kontak, fitur sinkronisasi juga mulai aktif untuk fitur Gmail dan Google Calendar.

Ini membuat berbagai email yang masuk dan juga jadwal-jadwal tertentu akan tersinkronisasi dengan smartphone yang digunakan. Proses sinkronisasi ini menggunakan teknologi cloud.

 

3. SMS dan MMS

Fitur Android
Ilustrasi Smartphone Android (droidpoin.com)

Meskipun saat ini kedua fitur ini sudah jarang digunakan karena tergantikan dengan fitur baru yang semakin berkembang, SMS dan MMS tetap menjadi bagian penting Android.

Baca juga:  Akses dan Fiturnya Dibatasi Pemerintah, Ini Jawaban Facebook

Pada saat Android 1.0 muncul, pengguna ponsel di seluruh dunia sudah akrab dengan SMS dan MMS. Ironisnya, sekarang teknologi SMS dan MMS pada dasarnya sudah ketinggalan zaman, Google berupaya memperkenalkan protokol pesan universal untuk bersaing dengan iMessage Apple yang jauh lebih unggul.

Meski begitu, tampaknya saat ini para pengguna lebih akrab berkomunikasi dengan aplikasi pesan instan.

 

4. Notifikasi

Fitur Android
Ilustrasi memakai Android (google.com)

Notifikasi juga menjadi salah satu fitur yang hadir di Android 1.0. Fitur ini terus mengalami perkembangan sejak pertama kali hadir di Android 10 tahun silam.

Notifikasi juga menjadi salah satu fitur yang hadir di Android 1.0. Fitur ini terus mengalami perkembangan sejak pertama kali hadir di Android 10 tahun silam.

Saat ini mungkin semua smartphone sudah memiliki fitur notifikasi, tetapi hanya Android yang memiliki dua alat yang menjadikan pemberian notifikasi di perangkatnya berbeda. Pertama, gestur geser di layar dan kedua adalah status bar, yang keduanya memulai debutnya di Android 1.0.

Ketika kamu mendapatkan notifikasi, kamu akan melihat ada logo aplikasi di bagian atas layar alias status bar. Kemudian saat kamu menggeser status bar itu ke bawah, kamu akan melihat semua notifikasi yang kamu terima.

 

5. Organisasi Aplikasi

Fitur Android
Aplikasi Android (techadvisor.co.uk)

Salah satu yang membedakan Android dengan para pesaingnya, baik dulu maupun sekarang, adalah kemampuan pengguna untuk mengontrol berbagai aplikasi yang ada di dalam smartphone. Pada saat Android 1.0 baru saja meluncur dengan beragam ikon aplikasi di dalam smartphone, pengguna bisa leluasa mengaturnya.

Baca juga:  Samsung Bakal Hilangkan Tombol Power dan Volume di Galaxy Note 10?

Ketika pengguna menginstal aplikasi baru, aplikasi itu bisa ditempatkan dalam satu folder atau diurutkan sesuka hati agar memudahkan ketika membukanya.

Selain itu, beberapa aplikasi memiliki widget pendamping yang dapat dipasang di tampilan Home untuk memberikan akses cepat ke aplikasi tertentu tanpa harus membuka aplikasi sepenuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here