Economy

Minggu, 28 Juni 2020 - 11:32 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Gojek Pastikan Tetap Beri Pesangon Kepada 430 Karyawan yang Di-PHK

GoJek memutuskan untuk melakukan PHK terhadap 430 karyawannya tetapi tetap memberikan pesangon sesuai UU Ketenagakerjaan. (Foto: jurnalinspirasi.co.id)

GoJek memutuskan untuk melakukan PHK terhadap 430 karyawannya tetapi tetap memberikan pesangon sesuai UU Ketenagakerjaan. (Foto: jurnalinspirasi.co.id)

RariaMedia.com – PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 430 karyawannya. PHK ini dilakukan karena Gojek memutuskan untuk menutup layanan GoLife yang meliputi layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival.

Meski demikian, Gojek memastikan PHK yang dilakukan memenuhi peraturan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku.

Baca juga:  Ramaikan Pemilu 2019, Ini Daftar 250 Gerai yang Beri Diskon 50 Persen

“Gojek memastikan bahwa seluruh hak karyawan Gojek di Indonesia yang akan meninggalkan perusahaan dipenuhi sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia, antara lain Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan),” ujar Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, seperti dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (27/6/2020).

Nila menjelaskan, terkait isi surat elektronik (e-mail) dari Co-CEO Gojek yang menjelaskan mengenai pesangon, e-mail tersebut bersifat global dan ditujukan kepada seluruh karyawan di seluruh negara di mana Gojek beroperasi.

Co-CEO Gojek juga telah menjelaskan mengenai keputusan dan perubahan strategi perusahaan di 16 sesi pertemuan dengan karyawan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pertemuan tatap muka antara setiap karyawan terdampak dengan atasannya masing-masing dan juga perwakilan HRD.

“Pemberian pesangon mengikuti peraturan yang berlaku di masing-masing negara termasuk di Indonesia,” ungkapnya.

Selain pesangon yang sesuai dengan UU Ketenagakerjaan, karyawan yang terkena PHK juga mendapat dukungan lainnya dari Gojek seperti, asuransi kesehatan, peralatan kerja, dukungan transisi karir serta dukungan lainnya.

Baca juga:  Jelang Libur Lebaran yang Panjang, Kebutuhan Uang Semakin Meningkat

Menurut Nila, keputusan tersebut juga sebenarnya sulit bagi perusahaan. Maka dari itu, Gojek berkomitmen melakukan upaya terbaik untuk mendukung para karyawan agar mereka dapat meneruskan perjalanan karir mereka untuk ke depannya.

“Mereka yang meninggalkan perusahaan akan selalu menjadi keluarga bagi kami dan merupakan bagian penting dari sejarah Gojek,” ungkapnya.

Writer

Artikel ini telah dibaca 346 kali

Baca Lainnya
X