Economy Techno & Science

Senin, 17 Mei 2021 - 15:25 WIB

4 minggu yang lalu

logo

GoTo: Hasil Resmi Merger Gojek dan Tokopedia

Gojek dan Tokopedia resmi melakukan merger dan membentuk sebuah grup bernama GoTo. (Foto: Dok. Gojek Indonesia)

Gojek dan Tokopedia resmi melakukan merger dan membentuk sebuah grup bernama GoTo. (Foto: Dok. Gojek Indonesia)

RariaMedia.com – Platform layanan transportasi dan pembayaran online Gojek dan marketplace Tokopedia akhirnya secara resmi melakukan merger perusahaan. Mereka sepakat membentuk grup gabungan bernama GoTo pada Senin (17/5/2021).

“Berawal dari misi yang sama; Mendorong kemajuan & memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat, dengan bangga kami memperkenalkan… GoTo,” tulis akun resmi Gojek di Instagram.

Baca juga:  Demi Memperlancar IPO, Gojek dan Tokopedia Siap Merger?

“Sebuah ekosistem yang memudahkan masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari & mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa,” sambungnya.

Pembentukan GoTo ini menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global.

Layanan GoTo akan mencakup e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan. Kombinasi tersebut akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia yang akan melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga.

 

View this post on Instagram

A post shared by Gojek Indonesia (@gojekindonesia)

Jaringan mitra usaha serta mitra driver di dalam grup GoTo juga akan saling melengkapi sehingga menghadirkan berbagai pilihan barang dan jasa yang didukung oleh layanan pembayaran digital dan keuangan.

GoTo sendiri akan dipimpin oleh perwakilan dari kedua perusahaan baik Gojek maupun Tokopedia. Andre Soelistyo didapuk sebagai CEO GoTo dengan Patrick Cao sebagai President GoTo.

Sementara itu, Gojek akan dipimpin oleh Kevin Aluwi sebagai CEO. Sedangkan, William Tanuwijaya sebagai Co-Founder dan CEO Tokopedia.

Baca juga:  Mendikbud Nadiem Makarim Pastikan UN 2020 Tetap Dilaksanakan

Isu merger Gojek dan Tokopedia sendiri telah berhembus sejak beberapa bulan terakhir. Hasil gabungan kedua perusahaan ini diperkirakan bernilai hingga 40 miliar dolar AS.

Rencananya, GoTo akan membuat langkah strategis lanjutan lainnya. Mereka dikabarkan hendak masuk ke bursa di Jakarta dan AS dalam waktu dekat.

Avatar

Writer

Artikel ini telah dibaca 822 kali

Baca Lainnya
X