Hati-Hati, Film Incredibles 2 Dapat Memicu Epilepsi Bagi Penontonnya

0
1206

RariaMedia.com – Film animasi terbaru Disney yakni Incredibles 2 yang baru tayang sejak minggu lalu disambut antusias oleh para penggemarnya. Namun, ternyata ada golongan orang yang perlu berhati-hati terhadap film ini.

Masalahnya, ada kemungkinan bahwa pancaran cahaya dalam film Incredibles 2 dapat memicu epilepsi.

Dilansir dari The New York Times, Kamis (21/6/2018), sejak Jumat lalu, Epilepsy Foundation menyebutkan bahwa ada keluhan dari penonton yang disampaikan lewat email dan media sosial.

Baca juga:  Disney dan Sony Rujuk, Spider-Man Kembali ke MCU

Juru bicara lembaga ini, Jackie Aker, mengatakan sejumlah orang mengatakan bahwa mereka mengalami gejala ini setelah menonton Incredibles 2.

Salah satu yang merasakan gejala ini adalah Marcos Gardiana, dirinya tak sanggup menyaksikan film ini sampai selesai. Di dalam bioskop, ia mulai merasa pusing dan mulai mengalami kejang ringan yang makin memburuk. Sang kekasih yang menonton bersamanya langsung membawa Marcos keluar.

“Dia beberapa saat mengalami kejang berat, matanya membalik ke dalam. Dia juga kehilangan kesadarannya,” tutur sang kekasih.

Adegan berisiko yang muncul dalam film ini salah satunya pada bagian yang menampilkan sang peran antagonis, Screenslaver, yang muncul sekitar satu jam sejak film dimulai.

Baca juga:  4 Film Hollywood Ini Wajib Ditonton di Bulan Agustus 2018

Epilepsy Foundation langsung bergerak cepat dengan memberikan peringatan soal risiko yang dapat ditimbulkan dari film ini.

“Bagi mereka yang didiagnosis dengan epilepsi photosensitive atau siapa pun yang sensitif terhadap kilatan cahaya, dan berencana menyaksikan film ini, mereka harus diperingatkan bahwa kilatan cahaya ini bisa memicu kejang pada sejumlah orang.”

Hal ini tampaknya juga disadari oleh Walt Disney. Sejumlah memo yang berisi peringatan terhadap hal ini, telah dipasang di bioskop-bioskop yang memutar film Incredibles 2. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here