Sebut Demokrasi Makin Mundur, Megawati: Harus Reformasi Lagi?

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyebut demokrasi telah mengalami kemunduran dan singgung soal reformasi kembali jelang 79 tahun kemerdekaan Indonesia. (Foto: Dok. PDIP)

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyebut demokrasi telah mengalami kemunduran dan singgung soal reformasi kembali jelang 79 tahun kemerdekaan Indonesia. (Foto: Dok. PDIP)

RariaMedia.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyebut demokrasi di Indonesia makin mundur hingga menyinggung perlunya reformasi ulang di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Megawati dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Jumat (24/5/2024).

Baca Juga :  Golkar Minta Jatah 5 Kursi Menteri karena Berhasil Menangkan Prabowo-Gibran

Megawati mengatakan, belum genap Indonesia 79 tahun merdeka, keadaan demokrasi justru makin mundur. Ia pun mempertanyakan perlunya reformasi ulang untuk memperbaiki situasi yang ada saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahwa kita telah menjadi insan manusia warga negara dari sebuah negara terjajah menjadi negara yang merdeka dan berdaulat, kok sekarang keadaannya baru mau 79 tahun merdeka keadaannya baru yang namanya reformasi saja,” ucap Megawati.

“Apakah harus ada re re re re re reformasi, ayok, ayok jawab, gimana sih apa sih yang kalian pikirkan, eh gitu loh,” sambungnya.

Penulis : Aida Tannisa

Editor : Nisrina Salsabila

Berita Terkait

Laporkan Kasus Pemerkosaan, Anak Panti Asuhan Ini Malah Dicabuli Polisi
Miris! Eks Caleg Gagal di Sumbar Perkosa Anak Kandung Sendiri sampai Hamil
Dianggap Kelebihan Bayar Gaji, Pensiunan Guru TK di Jambi Ditagih Rp75 Juta
Ayah Laporkan Pungli, Siswi SMA Ini Diduga Sengaja Dibikin Tak Naik Kelas
Diminta Lepas Alat Bantu Dengar, Penyandang Tuli Ini Gagal Lolos SNBT
Dana Revolusi Mental Dipakai Beli Motor Trail, Kepala Bappenas: Kami Nggak Punya Kuasa
Sudah Punya Rumah Tetap Ikut Tapera, Pemerintah: Kita Gotong Royong
MA Ubah Syarat Usia Kepala Daerah, Muluskan Jalan Kaesang di Pilkada Jakarta?

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:01 WIB

Laporkan Kasus Pemerkosaan, Anak Panti Asuhan Ini Malah Dicabuli Polisi

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:58 WIB

Miris! Eks Caleg Gagal di Sumbar Perkosa Anak Kandung Sendiri sampai Hamil

Selasa, 2 Juli 2024 - 23:58 WIB

Dianggap Kelebihan Bayar Gaji, Pensiunan Guru TK di Jambi Ditagih Rp75 Juta

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:10 WIB

Diminta Lepas Alat Bantu Dengar, Penyandang Tuli Ini Gagal Lolos SNBT

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:55 WIB

Dana Revolusi Mental Dipakai Beli Motor Trail, Kepala Bappenas: Kami Nggak Punya Kuasa

Berita Terbaru