Sport

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:25 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Tanggapan PSSI Soal 4 Klub Liga 1 yang Tolak Lanjutkan Kompetisi

Ketua Umum PSSI, M. Iriawan, memberikan tanggapan terkait 4 klub yang menolak untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020. (Foto: Dok. PSSI)

Ketua Umum PSSI, M. Iriawan, memberikan tanggapan terkait 4 klub yang menolak untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020. (Foto: Dok. PSSI)

RariaMedia.com – Empat klub kontestan Liga 1 2020 menolak untuk melanjutkan kompetisi di musim ini. Keempat klub tersebut adalah Barito Putera, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Persita Tangerang.

Pandemi COVID-19 menjadi alasan utama mereka menolak melanjutkan kompetisi. Sebab, menurut mereka keselamatan dan kesehatan tim harus diutamakan.

Baca juga:  Kalahkan Argentina, Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2018

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memilih untuk menanggapinya dengan santai. Ia mengaku lebih mengedepankan dialog untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Ya, situasi (sedang pandemi corona). Pelan-pelan. Kompetisi Liga 1 ini kan masih ada 3 bulan lagi dan kami akan berkomunikasi agar nanti satu persepsi,” ujarnya di Kantor Kemenpora seperti dikutip dari Kumparan.com, Jumat (3/7/2020).

”Di antara 18 (kontestan Liga 1) kan ada lebih dari tiga klub yang mau kompetisi lanjut. Nanti kita akan diskusikan. Yang jelas, ini bukan masalah. Namanya perbedaan pendapat wajarlah,” sambungnya.

Baca juga:  Kutukan Piala Dunia Berlanjut, Jerman Menjadi Korbannya

Terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 2020, PSSI sendiri sudah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pada 22 Juni 2020 lalu. Melalui surat tersebut, Liga 1 yang sempat tertunda karena pandemi corona akan dilanjutkan pada Oktober mendatang. PSSI juga menyertakan sejumlah ketentuan serta syarat menggulirkan kompetisi. Salah satunya panduan protokol penyelenggaraan kompetisi.

Mengenai panduan kompetisi, PSSI juga sudah menerbitkan panduan protokol kesehatan pada awal Juni lalu. PSSI membuat panduan tersebut dengan merujuk kepada protokol kesehatan berdasarkan referensi dari FIFA, WHO, Kementerian Kesehatan, Kemenpora, dan Protokol Kesehatan DFL (Badan Liga Jerman).

Artikel ini telah dibaca 551 kali

Baca Lainnya
X