Terseret Kasus Anaknya, Aset Rafael Alun Trisambodo Terungkap Hingga Harus Dicopot

- Penulis

Jumat, 24 Februari 2023 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rafael Alun Trisambodo harus dicopot dari jabatannya karena kasus sang anak Mario Dandy yang menyebabkan harta kekayaannya dipertanyakan. (Foto: Istimewa)

Rafael Alun Trisambodo harus dicopot dari jabatannya karena kasus sang anak Mario Dandy yang menyebabkan harta kekayaannya dipertanyakan. (Foto: Istimewa)

RariaMedia.com – Nama pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo terseret dalam kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya sendiri, Mario Dandy Satrio.

Pria yang sebelumnya merupakan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan II itu harus dicopot dari jabatannya karena diduga memiliki kekayaan fantastis yang tidak terdaftar.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-75 RI, Bank Indonesia Rilis Uang Pecahan Rp 75 Ribu

Sebagai informasi, sang anak yang bernama Mario Dandy dilaporkan atas kasus penganiayaan terhadap pelajar berinisial D. Polisi yang menangani kasus tersebut pun akhirnya harus menyita beberapa barang bukti, salah satunya Jeep Rubicon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain digunakan pelaku untuk ke lokasi penganiayaan, Jeep Rubicon yang diamankan kepolisian itu ternyata bermasalah. Sebab, mobil tersebut diketahui menggunakan pelat nomor palsu, menunggak pajak, bahkan tidak terdaftar di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Hal tersebut membuat harta kekayaan sang ayah, Rafael Alun Trisambodo, jadi dipertanyakan oleh masyarakat.

Berdasarkan LHKPN yang terdaftar, Rafael Alun diketahui memiliki kekayaan sebesar Rp56,1 miliar. Jumlah tersebut ternyata lebih banyak dibandingkan dengan atasannya yaitu Dirjen Pajak Suryo Utomo yang hanya sebesar Rp14 miliar.

Berita Terkait

Dana Revolusi Mental Dipakai Beli Motor Trail, Kepala Bappenas: Kami Nggak Punya Kuasa
Sudah Punya Rumah Tetap Ikut Tapera, Pemerintah: Kita Gotong Royong
MA Ubah Syarat Usia Kepala Daerah, Muluskan Jalan Kaesang di Pilkada Jakarta?
Siap-siap, Gaji Karyawan Bakal Dipotong 2,5% untuk Iuran Tapera
Sebut Demokrasi Makin Mundur, Megawati: Harus Reformasi Lagi?
Tol MBZ Bergelombang: Dulu Disebut Jokowi Cegah Ngantuk, Kini Terungkap Tak Sesuai Standar
PDIP Soal Revisi UU Kementerian: Jangan untuk Bagi-bagi Kursi!
Ramai UKT Mahal, Kemendikbud : Pendidikan Tinggi Bukan Kewajiban

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:55 WIB

Dana Revolusi Mental Dipakai Beli Motor Trail, Kepala Bappenas: Kami Nggak Punya Kuasa

Selasa, 4 Juni 2024 - 15:12 WIB

Sudah Punya Rumah Tetap Ikut Tapera, Pemerintah: Kita Gotong Royong

Jumat, 31 Mei 2024 - 11:14 WIB

MA Ubah Syarat Usia Kepala Daerah, Muluskan Jalan Kaesang di Pilkada Jakarta?

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:11 WIB

Siap-siap, Gaji Karyawan Bakal Dipotong 2,5% untuk Iuran Tapera

Senin, 20 Mei 2024 - 17:04 WIB

Tol MBZ Bergelombang: Dulu Disebut Jokowi Cegah Ngantuk, Kini Terungkap Tak Sesuai Standar

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:33 WIB

PDIP Soal Revisi UU Kementerian: Jangan untuk Bagi-bagi Kursi!

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:21 WIB

Ramai UKT Mahal, Kemendikbud : Pendidikan Tinggi Bukan Kewajiban

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:47 WIB

Demi 40 Menteri di Kabinet Prabowo, DPR Bakal Revisi UU?

Berita Terbaru